Menghemat Listrik dengan Lampu LED

Menghemat Listrik dengan Lampu LED

Beberapa minggu lalu saya mendengar cerita tetangga yang cukup mencengangkan. Pasalnya, beliau yang biasanya membayar listrik (PLN) per bulan Rp600ribuan s.d Rp700ribuan, bulan Mei kemarin hanya membayar Rp300ribuan. Setelah ditelisik ternyata beliau mengganti seluruh lampu di rumahnya dengan Lampu LED. Ternyata sangat signifikan pengaruhnya. Dan banyak dari kita yang masih belum tahu mengenai Lampu LED, termasuk saya hehe… Hal ini bisa dilihat dari komentar di status Facebook saya beberapa minggu lalu. Beberapa teman berkomentar menanyakan tentang Lampu LED karena belum tahu sama sekali mengenai Lampu LED. Beberapa lainnya ada yang sudah tau tapi belum pernah mencoba menggunakannya. Dan beberapa lainnya lagi sudah ada yang menggunakannya dan membenarkan apa yang saya sampaikan di status Facebook saya.

Lampu LEDSetelah mendengar cerita tersebut, timbul rasa penasaran saya mengenai Lampu LED ini. Ya…karena lampu ini sudah terbukti mampu menghemat listrik hingga 80% (menurut beberapa sumber). Mulailah saya mencari informasi mengenai Lampu LED ini dengan googling. Diode pancaran cahaya (bahasa Inggris: light-emitting diode; LED) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Begitulah kira-kira pengertian LED menurut Wikipedia (padahal ga ngerti juga artinya apa haha…). Namun, ada pertanyaan penting yang harus dicari tahu jawabannya, “Mengapa Lampu LED bisa lebih hemat dari lampu Neon atau Bohlam?”. Setelah googling, ketemulah jawabannya. Simpelnya, karena Lampu LED dengan Watt yang jauh lebih kecil, mampu menghasilkan cahaya yang terangnya sama dengan Lampu Bohlam yang ber-Watt besar. Mari kita bandingkan:
1 WATT (SETERANG 10 WATT BOHLAM)
2 WATT (SETERANG 20 WATT BOHLAM)
3 WATT (SETERANG 30 WATT BOHLAM)
5 WATT (SETERANG 50 WATT BOHLAM)

Dari perbandingan tersebut jelas bahwa Lampu LED jauh lebih hemat listrik. Mengapa konsumsi listrik suatu barang elektronik besar? Karena Watt-nya besar. Jadi, kalau Watt-nya kecil jelas sekali menghemat konsumsi listrik, yang artinya menghemat pengeluaran uang rutin bulanan kita. Buat yang mau menghemat pengeluaran bulanannya, menggunakan Lampu LED ini bisa jadi solusi. Tapi tetap cari informasi lain selain dari tulisan ini, agar keputusan kita memakai Lampu LED ini tidak menimbulkan masalah baru. Perbandingan Lampu LED dengan Lampu Bohlam tadi bisa dijadikan patokan dalam memilih Lampu LED mana yang cocok untuk digunakan di suatu ruangan. Jangan sampai terlalu terang atau terlalu redup. Oiya, selain hemat listrik, lampu LED ini juga lebih awet. Meskipun harganya memang lebih mahal dibanding lampu Neon atau Bohlam, tapi dengan kehematan dan keawetannya, harganya yang mahal itu menjadi sangat pantas (worthed). Ada beberapa merek lampu LED, dari Brand terkenal sampai Brand China yang harganya lebih ‘hemat’ hehe…

Akhir kata…semoga info ini bermanfaat dan selamat mencoba ya…😉

Sumber: maaf link sumbernya lupa, tapi banyak kok info tentang Lampu LED ini, silakan googling aja

2 thoughts on “Menghemat Listrik dengan Lampu LED

  1. perbandingan LED dan Bohlam bener banget, gw pakai lampu led 5 watt di kamar tidur, walhasil terlalu terang…. X_x

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s