Sustainable Learning (Belajar Tanpa Henti)

Ada pepatah mengatakan “Belajar yang paling baik adalah melakukan”. Itu berarti kita harus “Action” dulu, baru kemudian “learning by doing”. Bukan berarti Belajar yang lain tidak penting, tapi perlu diurutkan prioritasnya. Seperti yang sering diucapkan para motivator-motivator handal, “klo mau bisnis itu yang penting ACTION”. Karena ACTION itu adalah tahapan awal yang paling sulit dilakukan kebanyakan orang. Nah, setelah ACTION, sambil berjalan belajar cara mengelola bisnis yang baik, cari informasi sebanyak-banyaknya, baca buku-buku yang memang berguna untuk perkembangan bisnis kita, cari juga mentor bisnis yang sesuai dengan visi & misi kita.

Kalau kata mas Ippho Santosa, untuk memulai itu kita harus pakai OTAK KANAN, sedangkan untuk menjalani/mengembangkan bisnisnya harus pakai OTAK KIRI. Makanya kebanyakan pengusaha sukses itu lebih dominan OTAK KANANnya ketimbang OTAK KIRInya. Oleh karena itu, menjalankan bisnis tidak bisa sendiri, harus ada partner atau team yang akan melengkapi kekurangan kita, bersinergi menuju sukses berjamaah…asik…

Kembali lagi mengenai “belajar”, sejak dari lahir sampai kita meninggal, kita dituntut untuk terus belajar, baik belajar dari pengalaman sendiri maupun dari orang lain. Kalau tidak kita akan seperti “hidup segan, mati tak mau”. Oleh karenanya banyak orang-orang bijak mengatakan “life is learning” (hidup adalah belajar).

Di zaman sekarang ini banyak sekali sarana atau fasilitas untuk belajar, mulai dari yang konvensional sampai yang menggunakan teknologi. Untuk yang konvensional kita bisa belajar dari baca buku, berdiskusi langsung dengan kerabat, ikut seminar, pelatihan dan banyak lagi, bahkan ada yang berpendapat kalau belajar itu bisa di mana saja dan dengan siapa saja. Tidak cuma di pendidikan formal saja kita belajar, tapi di rumah, di kantor, di jalanan, dan banyak lagi. Ga cuma dengan guru saja, tapi juga dengan motivator/trainer, sahabat/teman, kakak kelas, adik kelas, orang tua, anak kecil, bahkan dengan alam pun kita bisa belajar banyak.

Cara belajar yang menggunakan teknologi dalam hal ini adalah melalui internet. Hampir semua informasi saat ini bisa diakses melalui internet. Ya, semua, apa saja. Tinggal buka situs pencari (Search engine) seperti Google, Yahoo, dan lainnya, lalu ketik kata kunci yang sesuai dengan informasi yang ingin kita cari. Hanya beberapa detik saja, beberapa link website, blog, forum pun muncul di layar monitor. Kita tinggal memilih link mana yang sesuai dengan informasi yang sedang kita cari. Tidak hanya dengan PC (Personal Computer) kita bisa mengakses internet. Sekarang sudah banyak gadget yang bisa langsung terakses internet, seperti Smart Phone Android, Blackberry, IPad, dan banyak lagi.

Ketika Anda ingin belajar desain, tinggal cari di search engine, banyak banget tutorial-tutorial desain. Desain dengan Photoshop, Illustrator, Corel Draw, InDesign, dan sebagainya, semua ada. Ketika Anda ingin tahu arti suatu istilah, tinggal cari di search engine, muncul deh berbagai link (sumber) yang memberikan penjelasan mengenai suatu kata yang Anda cari. Nah, mudah kan. Informasi ada di mana-mana, bahkan di genggaman Anda!

Sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak belajar. Malu bertanya, sesat di jalan. Malas belajar, sesat seumur hidup. Saya punya kata-kata mutiara: “Tanpa BELAJAR tak kan ada PERUBAHAN, tanpa perubahan berarti MATI.” -Tatas Patrio Sembodo-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s