NIAT BAIK YANG BERUJUNG TIDAK BAIK

Kurang lebih sebulan yang lalu saya baru saja kehilangan dompet beserta isinya. Salah satu momen yang sangat menyesakkan dada. Bukan masalah dompetnya, atau uangnya. Tapi surat-surat penting (kendaraan) yang ada di dalam dompet. You know lah, ngurus-ngurus surat-surat penting yang terkait kendaraan cukup menguras waktu, tenaga, hmmmm…dan uang juga sih hehe… Yang ada di dompet yang hilang: 2 STNK Motor, SIM A, SIM C, 3 ATM (dari bank berbeda), 2 KTP (kebetulan KTP istri pas lagi di dompet saya), 2 E-Money, beberapa Kartu Nama supplier/vendor, kwitansi/nota pembelian (belanja bahan baku), NPWP, dan lainnya yang tidak saya ingat. Yang selamat hanya kartu ATM BCA yang belum sempat saya masukkan ke mesin ATM, karena masih saya pegang saat keluar ruang ATM mencari satpam.

Tepatnya 30 Januari 2019, jadi hari yang cukup spesial. Seharian ngurusin kehilangan dompet, kerjaan jadi terbengkalai…hufth… Kejadiannya sangatlah cepat, entah direncanakan atau tidak oleh si pencuri. TKP (Tempat Kejadian Perkara) berlokasi di ATM BCA Sumurbatu, Kemayoran (dekat pasar Sumurbatu). Di satu ruangan ATM tersebut terdapat banyak ATM, ada sekitar 10 lebih. Pagi itu, setelah mengantar istri ke kantornya, pulang mampir di ATM tersebut. Kondisi cuaca sedang hujan ringan (baca: gerimis), jadi saya menggunakan jas hujan saat memasuki ruang ATM. Singkat cerita, saat akan memasukkan kartu ATM ke mesin, ATM di sebelah berbunyi, ada kartu ATM keluar tapi tidak ada orangnya. Spontan fokus saya teralihkan ke ATM sebelah, dan langsung mengambil kartu ATM di sebelah itu, dengan kondisi dompet saya sudah saya taruh di atas ATM yang saya akan gunakan. Lalu saya langsung keluar ruangan ATM, untuk mencari satpam, dan memberikan kartu ATM tersebut, tanpa ingat lagi dompet saya tertinggal di ATM. Tidak sampai 1 menit, saya langsung masuk lagi ke ruangan ATM, karena saya baru sadar bahwa dompet saya tertinggal di ATM. Begitu saya lihat dompet saya sudah tidak ada di ATM tersebut. Langsung panik yekan! Nyari-nyari di sekitar ruangan ATM itu, saya perhatiin satu per satu orang yang ada di dalam ruangan, periksa di semua tong sampah yang ada di dalam ruang ATM, tapi tidak juga ketemu dompetnya.

Langsung saya terpikir untuk mengakses CCTV ATM. Cuss…saya cari satpam untuk menanyakannya. Tapi ternyata, tidak bisa langsung diakses, akrena sifatnya pengajuan ke pihak ketiga. Jadi, CCTV ATM BCA tidak dikelola langsung oleh BCA, tapi oleh pihak ketiga. Dua minggu kemudian baru ada panggilan untuk dapat melihat CCTVnya. Lengkapnya untuk Cara Mengakses CCTV ATM ini akan saya bahas di tulisan berikutnya ya…

Setelah mengurus pengajuan akses CCTV, saya masih mondar-mandir di sekitar ATM, berharap dompetnya masih di sekitar ATM tersebut. Beberapa menit kemudian, akhirnya saya memutuskan untuk langsung melapor ke Kantor Polisi terdekat, untuk membuat Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan dan Kerusakan Surat/Barang (STPLKB). Dari kantor polisi saya langsung menuju ke kantor Bank yang terdekat, untuk mengurus pemblokiran ATM. Sebenarnya pemblokiran bisa dilakukan via telepon langsung saat kehilangan kartu ATM. Tapi karena saya yakin si maling pasti akan sangat sulit mengakses ATM kalau tidak tahu PINnya, jadi saya tidak begitu panik untuk segera memblokir ATM. Awalnya, mau sekalian mengurus penggantian ATM, tapi ternyata harus menggunakan KTP asli. Sedangkan KTP asli saya ikut hilang juga…hufth…

Singkat cerita, setelah 2 minggu berlalu, saya ke Kantor BCA Slipi untuk melihat rekaman CCTV. Setelah melihat rekamannya, saya baru yakin bahwa dompet saya diambil orang. Tapi sayangnya tidak bisa membawa atau menyimpan (save) rekamannya, hanya bisa membawa gambar dalam bentuk printout (bukan softcopy). Mungkin sudah peraturannya di BCA seperti itu, dan ada alasan tersendiri yang tidak diberitahu ke customer. Agak kecewa sih sebenernya, karena buat apa fungsinya CCTV kalau tidak bisa digunakan sebagai dokumentasi dari customer?

Berikut hasil printout CCTV-nya:

CCTV BCA Z4MV Sumurbatu 1CCTV BCA Z4MV Sumurbatu 2CCTV BCA Z4MV Sumurbatu 3CCTV BCA Z4MV Sumurbatu 4

Ket: Yang mengenakan Jas Hujan itu saya. Yang mengenakan jaket hitam-merah malingnya

Oiya, kenapa saya menyebut “maling” kepada orang yang mengambil dompet saya, meskipun saya akui ada faktor kelalaian dari saya? Karena, pelaku tidak ada niatan untuk mengejar saya yang masih berada di depan ruang ATM. Tidak ada yang memberi tahu kalau ada dompet tertinggal. Jadi ada 2 kemungkinan: 1. Tindak kejahatan terjadi karena ada kesempatan. 2. Modus baru pencurian di ATM, dengan cara mengalihkan perhatian.

Menurut beberapa cerita teman (temannya teman) yang pernah mengalami kehilangan dompet, beberapa hari setelah kejadian ada yang menemukan dompetnya lalu mengantarkannya ke rumah. Saya sempat berharap itu juga terjadi dengan saya, ada yang mengembalikan dompet saya, paling tidak surat-surat pentingnya kembali. Tapi setelah kejadian (30 Jan 2019) sampai dengan tulisan ini diupload tidak ada yang mengembalikan dompetnya. Jadi, saya berkesimpulan bahwa pelaku memang bukan orang baik dan berniat jahat, entah itu kemungkinan 1 atau 2.

Hikmah yang bisa diambil dari kejadian ini adalah:

  • Jadi lebih hati-hati lagi saat berada di mana pun dan dalam situasi apapun
  • Selesaikan dulu urusan kita, baru urusan orang lain
  • Jangan mudah percaya dengan orang lain
  • Jadi tau cara mengurus akses CCTV (khususnya CCTV ATM BCA)
  • Jadi tau prosedur mengurus Surat Kehilangan, KTP, ATM, STNK, SIM, dll.
  • Scan atau Copy lah semua surat-surat/kartu-kartu penting Anda sebagai backup. Akan sangat dibutuhkan dan membantu saat mengurus kehilangan/penggantian.

Apabila Anda baru saja mengalami hal yang sama dengan saya, yang harus Anda lakukan adalah:

PERTAMA, telepon masing-masing call center bank, untuk blokir ATM. Terutama kalau uang di rekening Anda banyak, dan Anda takut pelaku dapat membobol ATM-nya. Jangan ikutin saya ya, hehe…

KEDUA, langsung ke Kantor Polisi terdekat (PolSek/PolSubSektor/PosPol/PolRes) untuk melapor kehilangan, dan membuat STPLKB. Kalau memunginkan buat Suratnya sekalian banyak, sesuai yang diperlukan untuk mengurus penggantiannya. Jadi asli semua, bukan copy-an. Takutnya instansi meminta surat asli semua.

KETIGA, mengurus penggantian KTP. Karena untuk mengurus yang lainnya harus menggunakan KTP asli.

KEEMPAT dan seterusnya, terserah Anda mana yang menurut Anda penting dan akan digunakan segera. Karena pasti berbeda-beda urgensinya untuk setiap orang. Mungkin Anda sangat membutuhkan kartu ATM-nya untuk mengambil uang. Mungkin Anda sangat membutuhkan SIM atau STNK karena takut di tilang, atau diperlukan saat keluar gedung perkantoran/mall. Tapi, berdasarkan pengalaman, keluar mall dengan menunjukkan copy-an STNK & STPLKB bisa diterima oleh petugas pintu keluar kendaraan tanpa dipersulit.

Sekian dulu yaa…tulisan berikutnya akan saya share lebih spesifik lagi tentang masing-masing cara mengurus surat/kartu hilang/penggantian. Semoga tulisan ini bermanfaat dan banyak memberi inspirasi buat semua pembaca. Cao…

Advertisements

Apakah Anda Sudah Terdaftar Sebagai Pemilih yang Sah?

Beberapa hari lalu, tiba-tiba saya ditawarkan untuk menjadi anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) untuk Pemilu 2019 yang akan datang. Agak kaget juga, karena saya merupakan warga baru di lingkungan setempat, tepatnya di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Gak enak juga kalau nolak. Namun saya berpikir positif aja. Saya anggap sebagai proses sosialisasi saya di lingkungan sekitar, dan juga menambah pengalaman berorganisasi, khususnya organisasi yang berkaitan dengan pemerintah. Daripada sibuk menghujat para calon presiden & wakil presiden yang bukan pilihan kita, mending konkrit turut aktif menyukseskan Pemilu 2019…ye ngga…hehe…

Para calon anggota KPPS dianjurkan untuk menyiapkan berkas-berkas yang disyaratkan. Saya pun menyiapkannya. Setelah semua berkas siap, diserahkan ke pengurus RT untuk disetorkan ke Kelurahan. Sambil menunggu keputusan diterima atau tidaknya para anggota KPPS, kami membuat Group Whatsapp, sebagai sarana komunikasi agar lebih efektif dan efisien. Dalam group whatsapp tersebut dishare tentang berbagai infomasi seputar pemilu. Termasuk salah satunya yang penting adalah Cara Cek Status Pemilih Anda. Jadi, apakah kita sudah terdaftar secara sah sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap) atau belum? Cara cek-nya juga mudah, tinggal klik link-nya, lalu masukkan Nama dan NIK. Kalau sudah terdaftar, akan muncul informasi Nama beserta TPS-nya. Jika tidak muncul, segera hubungi PPS (Panitia Pemungutan Suara) dengan membawa copy KTP-el dan KK.

Berikut adalah broadcast-nya:

Kepada yth.
1. Para Ketua RW
2. Para Ketua RT
3. Ketua BPD dan Anggota
4. Ketua LPMD dan Anggota
5. Bapak dan Ibu Warga Negara Indonesia

DIMOHON MEMBUKA
web di bawah ini setelah itu akan muncul ketik nama dan NIK, jika sdh terdaftar sbg DPT di KPU maka akan muncul data nama dan TPS nya, jika tidak muncul, segera hubungi PPS dg membawa Copy KTP-el dan KK,
http://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/

Mohon sebarkan ke warga… Ayo Sukseskan Pemilu 2019

Modus Baru Penipuan Online

Halo gaes…

Lama ga nulis blog nih hehe…

Barusan dapet info dari seorang teman, yang hampir saja terkena tipu saat berbelanja online di salah satu marketplace. Ternyata semakin canggih aja modus atau teknik maling online. Jadi ceritanya teman saya lagi nyari efek gitar, dan ketemu barangnya dengan harga jauh di bawah harga pasaran (tidak wajar). Tertarik banget lah teman saya itu. Akhirnya dia chat dengan si penjual, dan ditanggapi dengan cepat oleh penjual. Setiap pertanyaan dijawabnya. Nah, tapi ada hal yang membuat teman saya ragu. Pertama, harga yang ga wajar tadi. Kedua, reputasinya Nol, alias belum ada penjualan dan testimoni atau ulasan. Padahal udah tinggal transfer. Tapi akhirnya dy konsultasinya dengan teman-temannya di grup. Alhasil, ada yang mencurigai bahwa si penjual terindikasi penipu. Akhirnya dilaporkan ramai-ramai, dan akunnya sekarang di-banned/suspend. Selamatlah teman saya dari penipuan…fiuh…

Mungkin Anda berpikir, “Kan klo di marketplace, uang transfer ga langsung masuk ke penjual? Jadi, masih aman donk. Dan bisa dilaporkan saat terima barang tidak sesuai atau barang tidak sampai.” Eits, tunggu dulu! Modusnya ga sampe di situ aja ternyata. Jadi, setelah pembeli transfer, penjual seolah-olang ngirim barangnya tapi alamatnya disalah-salahin (entah gmn teknis detailnya). Otomatis barang ga sampe ke pembeli donk. Nah, di sini lah teknik si penipu dilancarkan. Penjual akan meminta nomor HP dan email kita. Atau bisa juga mereka ngirim LINK yang mengarahkan pembeli ke halaman semacam form gitu, yang akhirnya data akun kita keambil oleh si penipu. Setelah dy menguasai data akun kita, dy akan masuk ke akun kita untuk bisa nge-klik ‘Sudah Terima Barang’. Dan selanjutnya kita udah tau apa yang terjadi. Uang masuk ke akun penjual, dan pembeli pun sukses tertipu.

Kurang lebih seperti itu ceritanya. Mungkin udah banyak yang tau. Tapi saya yakin masih banyak juga yang belum tau. Oleh karenanya saya berinisiatif menuliskan tulisan ini, agar semakin banyak orang tau dan terhindar dari penipuan. Mungkin masih banyak modus/teknik penipuan lainnya yang belum kita ketahui. Intinya, berhati-hatilah saat berbelanja maupun berjualan online. Karena sekarang ga cuman penjual yang menipu, pembeli pun udah banyak yang nipu *tepokjidat. Kenali ciri-ciri penjual/pembeli yang terindikasi menipu. Kalau ragu, mending cari penjual lainnya.

Sekian tulisan saya tentang modus baru penipuan online (ga tau juga sih modus baru atau lama, tapi yang pasti saya baru tau hehehe…). Apabila bermanfaat silakan dishare, agar lebih banyak yang terhindar penipuan. Klo ga bermanfaat yaudah, ga usah nangis, hehe… *kidding đŸ˜€

 

Booming Baby Shower

Baby-Shower

Sekarang ini lagi rame ‘Baby Shower’. Ada yang tau apa itu ‘Baby Shower’? Kalo bagi kalangan artis/selebritis dan sosialita udah ga asing lagi istilah itu, karena memang sedang nge-hits (trending). Jadi, Baby Shower itu asalnya dari budaya barat yang merupakan perayaan menyambut datangnya bayi. Kalo budaya Indonesianya ya tujuh bulanan. Serupa tapi tak sama. Kalo tujuh bulanan lebih ke acara religius dan ritual, tapi kalo baby shower lebih ke nuansa pesta. Di pesta tersebut ibu dan bayi ‘disirami’ hadiah oleh para undangan.

Kalo diliat dari sejarahnya ternyata cikal bakal baby shower itu udah ada di zaman Romawi Kuno. Wowww…Di masa itu sebuah perayaan khusus dibuat untuk ibu yang sebentar lagi akan melahirkan bayi. Hadiah-hadiah dipersiapkan untuk ibu dan bayinya, di mana semuanya adalah barang-barang handmade buatan sendiri, seperti keranjang bayi dari akar kayu atau selimut bayi dari kain perca.

Di Amerika Serikat, baby shower sangat populer pada era baby boom pada akhir perang dunia ke-2. Pasangan-pasangan muda dki sana menunjukkan dukungan kepada rekannya yang akan menjadi orang tua dengan membuatlkan pesta dan menghadirinya serta membawakan berbagai hadiah untuk meringankan beban finansial calon orangtua baru.

Berbagai kado tersebut tentunya seputar perlengkapan bayi, dan juga perlengkapan si ibu, termasuk untuk kesehatan bayi dan ibunya. Dan sebagai penyelenggara acara baby shower, orangtua calon anak itu juga harus mempersiapkan suguhan (makanan & minuman), dan juga souvenir atau bingkisan untuk para undangan. Beberapa souvenir yang biasa digunakan untuk acara pesta antara lain: Pin, Gantungan Kunci, Mug, Tumbler, Jam Dinding, Pulpen dan lain sebagainya. Souvenir-souvenir bisa dipesan di berbagai toko souvenir/merchandise, salah satunya di Garage27 (www.garage-27.com). Di Garage27, souvenir/merchandise tersebut bisa di-custom desain menyesuaikan acara yang akan diselenggarakan. Harga bersaing, dengan kualitas dan pelayanan yang sudah teruji sejak tahun 2010.

Menempuh Hidup Baru

Undangan 2Tepat 1 April 2017 lalu, adalah salah satu momen yang sangat penting bagi saya, di mana saya dan istri saya (sekarang) mengikat janji sehidup semati dalam sebuah acara yang sakral, yaitu menikah. Di hari itu berlangsung sekaligus akad nikah dan resepsi dalam satu hari yang panjang. Ya…panjang… Karena berlangsung dari pukul 08.00 (Akad) sampai pukul (sekitar) 21.00. Capek? Sudah pasti iya, hehe… Tapi semua itu memang tahapan harus dilalui oleh kebanyakan orang sebagai bentuk keseriusan kedua mempelai dalam menjalani kehidupan baru berikutnya yang bernama keluarga. Apa itu keluarga? Googling saja…hehe…

Salah satu kebahagiaan kami (saya & istri) adalah terwujudnya rencana kami untuk ‘bersatu’ dalam suatu ikatan yang sakral. Perjuangan kami menjaga hubungan selama sekitar 2 tahun lebih akhirnya tidak sia-sia. Berbagai rintangan dan aral yang kami hadapi dalam menjalani hubungan sudah terlewati. Sekarang tinggal bagaimana menjalani kehidupan berkeluarga, menjaga keharmonisan, menjaga tali silaturahim antar keluarga (istri/suami), mengatur keuangan keluarga, mendidik anak yang baik, dan lain sebagainya. Dan semua itu harus kita jalani bersama-sama dengan kompak, dan terus belajar tentunya. Karena semua itu ada ilmunya, termasuk ilmu dalam berkeluarga.

Singkat cerita, sudah 7 bulan kami menjalani masa bersuami-istri. Mulai muncul berbagai masalah yang harus kami hadapi dan selesaikan bersama. Semoga bisa tetap kompak selalu dalam bekerjasama menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah kami…aamiin. Dan alhamdulillah kami langsung dipercayakan oleh Allah SWT untuk merawat anak, yang saat ini masih dalam kandungan ibunya. Sudah sekitar 6 bulan usia kehamilannya. Mohon doanya, semoga istri saya kuat fisik dan mentalnya dalam menjalani masa kehamilannya, dan semoga nanti bisa melahirkan dengan cara normal, sehat selalu ibu dan bayinya…AAMIIN.

Sekian cerita singkat tentang momen terbaik dalam hidup saya dan istri. Semoga kita semua yang sudah berkeluarga bisa sama-sama menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah…aamiin. Dan buat teman-teman yang belum atau akan menikah, semoga dimudahkan jodohnya, dan dilancarkan rezekinya…aamiin…

MANUSIA SAMPAH

Hampir setiap bepergian, entah itu berkendara (sepeda motor atau mobil), ngangkot, atau berjalan kaki, selalu melihat orang membuang sampah sembarangan. Pelakunya pun bervariasi, dari mulai anak kecil sampai kakek-kakek, dari mulai supir/penumpang angkot sampai supir/penumpang mobil mewah. Caranya pun juga bervariasi, mulai dari membuang sampah dari atas sepeda motor, dari dalam mobil (buka kaca, buang sampah ke luar mobil), saat berjalan kaki, dan lain sebagainya. Kondisi ini menurut hemat saya sudah dalam tahap DARURAT! Bayangkan, hampir setiap saya bepergian selalu melihatnya. Untung saya beraktivitas di rumah sehari-harinya, jadi tidak terlalu emosi melihat kondisi tersebut setiap hari.

Dari kondisi tersebut, saya berkesimpulan bahwa itu sudah menjadi ‘kebiasaan’, atau bahkan budaya. Budaya yang TIDAK BAIK tentunya. Mengapa saya mengatakan seperti itu? Karena hal tersebut dilakukan si Pelaku tanpa rasa bersalah ataupun malu sama sekali. Dalam agama Islam pun ada hadist yang mengatakan “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Entah hadist itu sahih atau tidak, tapi yang pasti saya meyakini maknanya sangatlah baik.

Manusia Sampah“Tidak ada tempat sampahnya dekat sini.” Mungkin itu salah satu alasan orang membuang sampah sembarangan. Tapi menurut saya itu bukan suatu alasan, melainkan pembelaan. Kalau kita memang benar-benar cinta lingkungan, kalau kita benar-benar beriman, kita pasti tidak akan membuang sampah sembarangan. Banyak cara untuk tidak membuang sampah sembarangan. Salah satunya, kalau kita dalam perjalanan ya simpan dulu sampahnya sampai kita menemukan tempat sampah, taruh di kantong, tas, atau bungkus plastik kering jika sampahnya basah. Di mobil juga harus/wajib/kudu sedia tempat sampah. Kalaupun tidak ada tempat sampah ya jangan buang ke luar mobil.

 

mudikIni bukan masalah sepele menurut saya. Dampaknya sangatlah luas. Lihat saja kasus ‘BREXIT’ a.k.a Brebes Exit lebaran kemarin, kemacetan yang sangat panjang mengakibatkan BANJIR SAMPAH…EDAN! Orang kota tapi perilakunya ‘kampungan’ hehe… Selain itu juga menjadi salah satu penyebab banjir di mana-mana (terutama daerah ibukota dan sekitarnya). Di tempat-tempat wisata, baik wisata dalam kota, maupun wisata alam (pantai & gunung) juga menjadi ajang buang sampah sembarangan. Hal ini tentu saja mengikis keindahan dan merusak kelestarian alam. Sampai-sampai ada slogan “Di mana ada orang Indonesia, di situ ada sampah.” Hehe… Tentu slogan itu bukan ditujukan untuk semua orang Indonesia.

Sangat ultra sulit sekali untuk merubah atau memperbaiki hal ini dalam waktu yang singkat, karena ini berkaitan dengan ‘kebiasaan’ atau ‘budaya’ yang sudah mengakar dalam diri seseorang. Solusinya menurut saya adalah, untuk jangka menengahnya, pemerintah harus secara konsisten turut serta dalam menyosialisasikan kesadaran akan lingkungan kepada seluruh lapisan masyarakat, dan memberlakukan penertiban dengan peraturan yang memberikan efek jera bagi si Pelaku. Untuk jangka panjangnya, di setiap sekolah (terutama SD, SMP, SMA) harus ada pendidikan tentang lingkungan. Dan yang terakhir, menurut saya yang paling penting dan harus dilakukan oleh setiap keluarga adalah mendidik anak-anak kita semua dari sejak dini untuk menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya yaitu dengan mengajarkan untuk tidak membuang sampah sembarangan di mana pun dan kapan pun. Karena tidak ada satu alasanpun yang membenarkan untuk membuang sampah sembarangan! Karena BUMI BUKAN TEMPAT SAMPAH!

monyet1-tempat-sampah-fiber

Sumber gambar/foto: dari berbagai sumber di google

CARA MENGHENTIKAN AUTO-PLAY VIDEO DI FACEBOOK

Mungkin Anda terganggu dengan feature baru dari Facebook di mana video yang di-posting di timeline secara otomatis berjalan (Auto-Play) tanpa kita klik tombol ‘Play’. Nah berikut ini cara untuk menghentikan Auto-Play Video di Facebook:

  1. Klik tombol panah (menu dropdown) yang terdapat di kanan atas tampilan Facebook Anda, lalu pilih ‘Settings‘ (lihat gambar di bawah)
  2. Klik ‘Videos’ di menu sebelah kiri
  3. Klik menu dropdown yang terdapat di sebelah kanan menu Auto-Play Videos, lalu pilih ‘Off
  4.  Selesai…video tidak akan Auto-Play lagi di timeline Anda…selamat mencoba…

Setting Auto-Play Video FB